TRAXMAGZ.com
FOLLOW US ON:
Facebook Twitter Google Plus
Loading
ADVERTISER / SUBSCRIBERS

Eminem

[Infinite]



08 OKTOBER 2014


Pradipta Nugrahanto

Rilisan dan show paling awal memang kerap mengejutkan. Tak terkecuali rilisan pertama Eminem ini. Secara kualitas memang jauh dari The Eminem Show yang banyak dipuji kritikus musik. Namun dari Infinite, kita bisa tahu karakter rapper blonde yang terkenal jago saat battle ini.
Jelas bila seorang Marshall Mathers memang pencipta amunisi yang handal, secara lirik ia mampu bercerita beragam konflik, meski sebagian besar didominasi konflik internal. Lumrah, toh setiap orang tidak dipungkiri memiliki problem yang serupa, dan Em mengemas liriknya agar tidak kedengaran kampungan. Sebaliknya, secara musikal beat di album pertamanya terasa tidak ramah di telinga. Jauh dari beat-beat di album setelahnya yang lebih radio friendly. Satu-satunya yang paling mudah dicerna adalah “Infinite” yang menjadi track pertama.
Boleh jadi Em masih ingin menjajah lahan underground hip hop di kala itu. Kolaborasi dengan sejumlah rapper dan DJ juga tidak berhasil membuat album ini meroket. Tidak lakunya album berisi 11 track 17 tahun lalu ini menjadi keuntungan tersendiri. Karena hanya dicetak dalam kuantitas terbatas, banyak fans dan kolektor yang memburunya setelah Em menjadi populer.
Satu yang juga disayangkan, bila kebanyakan rilisan terbaik suatu band atau musisi adalah album pertama dan kedua, tidak demikian halnya dengan Em. Album ini terlalu ‘biasa’ untuk menjadi sebuah karya yang long lasting, namun untuk sekedar tahu seperti apa Em yang sebenarnya, Infinite layak didengarkan.

COMMENTS

VIDEO

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.
Trax_Plug_n_Play_small

TWITSTREAM