TRAXMAGZ.com
FOLLOW US ON:
Facebook Twitter Google Plus
Loading
ADVERTISER / SUBSCRIBERS

MALIQ & D'eternal Life


10 OKTOBER 2014


Fajar Andi Nugroho

Sepertinya cerita-cerita hantu atau mahluk-mahluk gaib yang menyeramkan tidak akan pupus digilas jaman, bahkan oleh canggihnya sebuah peradaban sekalipun. Hingga kini di sejumlah tempat belahan dunia, bulan Oktober selalu diwarnai dengan perayaan Halloween. Sebuah kisah dari bangsa Irlandia kuno yang percaya bahwa tanggal 31 Oktober, pembatas dunia orang mati dan dunia orang hidup menjadi terbuka. Lalu bagaimana dengan Indonesia? Kendati tidak merayakan Halloween, cerita dan mahluk yang membangkitkan bulu kuduk ini tetap menjadi topik yang hangat dalam kehidupan masyarakat. Tapi, entah kenapa rasa penasaran kerap ikut membonceng di saat menyimak tontonan kisah misteri di televisi, radio bahkan percakapan di sela menikmati kudapan. Hmm, TRAX pun penasaran untuk menggali kisah horor ini kepada MALIQ & D'essentials. Dan ternyata benar, para personilnya pun sempat mengalami hal-hal di luar nalar dan mungkin hanya kepada majalah ini mereka mau menceritakannya.

 

Teks: Fajar Andi Foto: Eddy Sofyan

 

 

Pernah sewaktu kecil didoktrin soal hal-hal yang menyeramkan?

Jawa [J]: Waktu kecil emang penakut, dan rumah gue ngelewatin gang-gang gitu, gue selalu bilang ama bokap:”Ahh takut ahh, disitu ada setan!” Bokap cuman bilang:”Ah setan, setan itu dibeset isinya ketan!“ Hahaha, jadi selalu dialihin, kata dia ngapain sih. Tapi tetep takut juga sampe sekarang.

Indah [I]: Kalau gue termasuk yang menjelang maghrib masih main, lu harus pulang. Alasannya sih gue juga lupa, hehehe mungkin disuruh sholat maghrib.

Ilman [Il]: Nggak sih, nggak terlalu yang gimana-gimana cuman waktu kecil kan gue sempet tinggal di Semarang, mungkin karena di daerah, justru tetangga-tetangga yang bilang jangan main pas maghrib nanti diumpetin kalong wewe.

Widi [W]: Gue pas maghrib aja sih, kata orang-orang setannya pada keluar dan gue disuruh pulang.

Lale [L]: Gue orangnya emang penakut banget sama setan. Jadi waktu kecil sama orang tua nggak pernah ditakut-takutin.

Angga [A] : Kan gue adik kakak sama Widi ya kurang lebih sama lah, magrib harus pulang dan malem nggak boleh main. Anak-anak di komplek kan setelah jam setengah 8 pada main lagi, sedangkan kita nggak boleh, kecuali ada event 17-an. Orang tua emang tidak mendoktrin atau menakuti dengan mitos dan mereka melarang pembantu atau supir nakut-nakutin gitu.

 

Waktu kecil mahluk gaib apa yang paling kalian takuti?

Il: Gue ada dua, pocong sama kuntilanak!

J: Gue takut banget sama genderuwo!

I: Pocong!

L: Gue takut semuanya..... lu sebutin deh!

W: Pocong.

A: Kuntilanak.

 

Di antara kalian pernah punya pengalaman waktu kecil dengan mahluk-mahluk seperti itu?

A: Dulu waktu kecil kan pembantu rambutnya panjang trus kadang suka main-mainin gitu... hahaha itu pun siang tapi tetep takut juga.

Il:Kalo gue ngeliat sih nggak, tapi pernah denger suara cewek. Waktu itu kan gue baru pindah rumah dan masih kosong, emang rumah itu lama nggak ditempatin. Gue tinggal duluan di situ sendiri. Nah, di suatu malam sekitar jam 3 pagi, ada suara anak anak kecil manggil-manggil mamahnya dan gue...

 

Baca wawancara selengkapnya di majalah TRAX edisi Oktober 2014!

COMMENTS

VIDEO

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.
Trax_Plug_n_Play_small

TWITSTREAM