TRAXMAGZ.com
FOLLOW US ON:
Facebook Twitter Google Plus
Loading
ADVERTISER / SUBSCRIBERS

The Overtunes: The Brand New Star!


23 SEPTEMBER 2015


Dani Febrian Alzamendi

Foto : Eddy Sofyan

Foto : Eddy Sofyan

 

 

Muda, good looking dan suguhan musik yang fresh menjadikan trio satu darah yakni Mada Emmanuelle Brahmantyo, Reuben Nathaniel Brahmantyo serta Mikha Angelo Brahmantyo ini melesat bak roket di ranah industri. Yeah, penikmat musik mari kita sambut The Overtunes sebagai idola baru di negeri ini.

 

Teks: Fajar Andi | Foto: Eddy Sofyan

 

Ada yang bilang bahwa kesuksesan yang kalian raih ini terlalu cepat?

Mikha [M]: Gimana ya, mungkin saat baru awal banget masuk industri merasa belum siap sih dan mungkin juga adanya komentar-komentar yang ngasih tahu ke kita kayaknya belum siap dalam artian standar industri kayak yang terjadi di band-band lain. Cuman ya lama-kelamaan setelah jam terbang dan dari segi musiknya, kita selalu latihan juga dan secara song writing-nya juga terus berkembang lebih dewasa, cara nulis lagunya juga jadi mungkin sekarang baru terasa banget udah makin settle aja sih.

Reuben [R]: Cuman kalo dari dulu pas pertama mulai nge-band, kita enggak pernah nge-set timeline kayak sukses secara komersialnya kapan. Yang terjadi sekarang justru malah enggak kebayang. Bagaimana cara bikin lagu yang yah...secara band dibilang sedang sukses kita juga enggak tahu sih, enggak pernah berpikir masalah itu. Cuman senang aja ternyata banyak orang terima lagu-lagu kita dan bisa nyayiin.

 

Bisa dibilang kalian sedang menjadi fenomena baru di industri musik?

M: Ya kita bersyukur saja tentang apa yang sedang kita alami saat ini.

 

Secara mental gimana sih ?

M: Ya kita bisa dapat pengalaman secara umumnya sebagai anak remaja yang dijebloskan ke dalam-dalamnya industri. Kita jadi bisa melihat sisi buruknya juga di usia yang masih muda katakan lah. Dan itu bagus sih makin lama dan nambah umur juga kita berharap makin memperkaya diri dengan kualitas karena dengan makin banyak kalangan yang kita kenal masuk juga ilmu-ilmu dari musisi-musisi hebat di negeri ini. Jadi secara mental kita melihat kedepannya kita bisa kerjasama labih banyak lagi dengan musisi-musisi hebat Indonesia lainnya.

R: Buat aku dari dulu mentalnya enggak jauh beda sih. Mungkin setelah mulai dikenal orang pada awal-awalnya memang ngerasain pressure kayaknya ada yang gimana gitu di depan banyak orang. Mereka ingin kita tampil harus bagus dan merasa ingin dipuaskan banget. Ya itu dulu sempet kayak lama juga mikirinnya. Terus juga nunggu album kita lama enggak keluar-keluar jadi sempet agak enggak percaya sama label. Bisa dibilang sempat sedikit ngedrop juga, beruntung ada guru les musik ditempat kita yang memberi support dan ngasih tahu yang penting bagus main musiknya dan mikirnya long term, jangan mikirnya pas saat-saat terkenal doang. Itu dia sih, di tengah-tengah kita nunggu album enggak keluar-keluar kebetulan banget kayak dapat keberuntungan bisa kerjasama di konser Erwin Gutawa. Di situ ketemu orang-orang hebat, mereka ngasih tahu kita untuk tidak terlalu mikirin industri banget. Mikirin aja musik kalian aja dan dengan usia yang masih muda banyak yang bisa dipelajari.

Baca wawancara selengkapnya di Trax Magazine Edisi September 2015 Guys!!

COMMENTS

VIDEO

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.
Trax_Plug_n_Play_small

TWITSTREAM