TRAXMAGZ.com
FOLLOW US ON:
Facebook Twitter Google Plus
Loading
ADVERTISER / SUBSCRIBERS

Konser LCLR Plus Bandung Sukses Hadirkan Kembali Romantisme Era 70-an!


25 JANUARI 2016


Dani Febrian Alzamendi

Konser LCLR Plus Bandung Sukses Hadirkan Kembali Romantisme Era 70-an!

dok. istimewa

 

Mahana Live Interact sukses menghadirkan kembali lagu-lagu karya Lomba
Cipta Lagu Remaja (LCLR) dan juga tembang populer pada tahun 70-an lainnya dalam sebuah konser bertajuk LCLR Plus Concert Yockie Suryo Prayogo, tadi malam di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung.
 
Sebanyak 21 lagu dibawakan secara bergantian oleh Dhenok Wahyudi, Keenan Nasution, Tika Bisono, Louise Hutauruk, Benny Soebardja, Kadry Muhamad, Harry Sabar, Berlian Hutauruk, Pahama, dan Debby Nasution. Tak hanya itu, konser pun akan dimeriahkan oleh Husein Alatas, Dian Pramana Putra, Dira Sugandi, Che Cupumanik, Kadry Muhamad dan
UNPAD Choir. Lagu-lagu yang dibawakan, seperti Kelana, Nuansa Bening, Kidung, dan Badai Pasti Berlalu berhasil membuat penonton bernyanyi bersama. Bahkan, kejutan muncul dari kursi penonton dimana Deddy Dhukun menyanyikan lagu "Masih Ada" duet dengan Dian Pramana Putra.
 
Di sela-sela konser, Sys NS selaku host pada konser malam tadi bercerita dengan para penyanyi mengenai kisah-kisah masa tahun 70-an. Salah satu yang diceritakan oleh Dhenok Wahyudi adalah tentang awal mula munculnya LCLR yang merupakan ide dari Sys NS. Ditemani oleh Rudi Jamil, salah seorang tokoh seni dari Bandung sebagai host bercengkerama, dengan para penyanyi yang sesekali diikuti gelak tawa penonton.
 
Pada konser tadi malam pun, Eross Djarot, yang menciptakan banyak lagu-lagu populer Indonesia, hadir. "Berkat kawin dengan orang Bandung!", kelakar Eross, ketika ditanya oleh Sys NS mengenai latar belakang diciptakannya lagu-lagu dalam film "Badai Pasti Berlalu". Lebih lanjut, Eross menambahkan bahwa karya yang dihasilkan olehnya bukan semata-mata
dihasilkan oleh dia sendiri. "Itu adalah karya bersama".
 
Konsep acara yang disuguhkan berhasil menumbuhkan romantisme pada penonton. Dengan dresscode kembang-kembang, para penonton serempak mengembalikan era flower generation yang pernah berjaya di tahun 70-an. "Konsernya membuat kita semua live karaoke, apalagi hampir semua penonton menyanyi bersama," ujar Nofiyanti yang merupakan salah
satu generasi muda yang berkesempatan menikmati konser tadi malam.
Konser pun diakhiri dengan menyanyikan lagu "Lilin-Lilin Kecil" oleh semua artis pendukung dalam LCLR Plus Concert Bandung. Lagu tersebut merupakan salah satu dari banyak lagu terbaik LCLR dan dinyanyikan oleh almarhum Chrisye pada tahun 1977.

COMMENTS

VIDEO

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.
Trax_Plug_n_Play_small

TWITSTREAM