TRAXMAGZ.com
FOLLOW US ON:
Facebook Twitter Google Plus
Loading
ADVERTISER / SUBSCRIBERS

Keseruan Laneway Festival Singapore 2016


12 FEBRUARI 2016


Wahyu Kurniawan

Keseruan Laneway Festival Singapore 2016

Dok.Trax - Lionel Boon/Laneway Festival Singapore


Menjelang acara, kuartet rock asal AS, DIIV mendadak batal tampil karena alasan keluarga. Namun, Laneway Festival Singapore 2016 yang kali ini dihelat pada Sabtu, (30/1) tetap berjalan mulus dengan sisa penampil yang sudah ditetapkan. Hari itu diperkirakan jumlah pengunjung mencapai kisaran 13.000 yang membanjiri The Meadow, Gardens By The Bay, tempat perhelatan berlangsung. Udara segar menyelimuti rerumputan hijau bebas debu dan polusi yang menyebalkan. Festival tahunan asli Negeri Kangguru yang juga diselenggarakan di sejumlah kota di Australia ini menyimpan daya tarik tersendiri.

Mereka yang datang tampak menikmati sajian musik idola-idola di tiga panggung: Garden Stage, Bay Stage, dan Cloud Stage. Tak ketinggalan pula aksi DJ-DJ seperti Fauxe, Rah, Mean, JPS, B. Bravo, dan Kiat ft. Kane di White Room, panggung yang berada di dalam tenda putih. Sementara area panggung Garden, Bay, dan Cloud diperuntukkan bagi mereka yang terbiasa bermandikan matahari 33 derajat celcius. Pengunjung area luar menggelar tikar, siap dengan minuman dan makanan mereka sambil duduk santai menyimak musik yang dimainkan.

Garden Stage dan Bay Stage berdiri megah membelakangi Marina Bay Sands. Band pertama yang tampil di Garden Stage yaitu Cheats asal Filipina sekitar pukul 11.30. Kemudian disusul kuintet electronic pop asli Singapura, Riot !n Magenta di Bay Stage. Menjelang sore sekitar pukul 15.40 waktu setempat, penonton Bay Stage dihipnotis aksi The Internet, jam panggung mereka berbarengan dengan Big Scary di Cloud Stage. Duo electronic hip hop asal Australia, Hermitude yang tampil setelah The Internet mengubah suasana menjadi disko sore hari. Sore makin larut, trio Battles yang sempat mengalami kendala sound system tetap maksimal. Untungnya, drummer John Stainer bisa menutupi permasalahan tersebut dengan atraksi gilanya.

Usai Battles, giliran aksi band yang digandrungi kaum hawa, The 1975. Nampak penonton rela menunggu satu jam sebelum jam manggung mereka untuk mendapatkan posisi terbaik di balik barikade. The 1975 membuka show dengan nomor "Love Me”. Mereka juga mainkan materi album baru lainnya seperti "The Sound" dan "Somebody Else". Yup, album terbaru mereka bakal jadi album penuh kedua diberi nama I Like It When You Sleep, for You Are So Beautiful Yet So Unaware of It yang diumumkan lewat media sosial. Tak ketinggalan nomor-nomor lama; “Settle Down”, “The City”, “Chocolate” pun masuk dalam setlist. Pertunjukan malam itu diakhiri dengan tembang “Sex”.

Saat malam tiba, cahaya mulai berserakan di panggung-panggung. Beach House sedikit berbeda dengan siluet. Mereka berhasil membuat penonton hening karena set panggung yang berubah menjadi gelap gulita. Keheningan penonton berubah menjadi teriakan ketika Bay Stage diisi Grimes. Ia tampil bersama penyanyi asal Taiwan. Laneway Festival tidak memberi penonton ampun, jelang penghabisan waktu Chvrches mainkan nomor-nomor andalan seperti “Never Ending Circles”, “We Sink”, “Bury It”, dan ditutup “The Mother We Share”. Bay Stage sukses ditutup Flume, sebagai penampil terakhirnya. Festival ternyata belum tuntas dengan kehadiran Purity Ring di Cloud Stage. Lagu macam “Stranger Than Earth”, hingga “Sea Castle” menusuk lubang telinga. Kiat Ft. Kane mengiringi berakhirnya Laneway Festival Singapore 2016 di White Room. Sampai bertemu tahun depan! ~Putri Indah Macharani

COMMENTS

VIDEO

You need Flash player 8+ and JavaScript enabled to view this video.
Trax_Plug_n_Play_small

TWITSTREAM